ANALISIS DINAMIKA PENYERAPAN TENAGA KERJA DI PROVINSI JAWA BARAT
Abstrak
Pengangguran di Provinsi Jawa Barat tergolong tinggi, dengan kata lain banyak dari angkatan kerja yang belum mendapatkan pekerjaan. Berdasarkan data yang ada, persentase pengangguran terbuka di Jawa Barat pada tahun 2021 mencapai 9,82%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan persentase pengangguran terbuka di Indonesia yaitu 6,26%. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terhadap penyerapan tenaga kerja, baik hubungan searah maupun dua arah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode analisis yang digunakan adalah teknik analisis data panel dan model panel granger causality. Hasil penelitian menunjukkan bahwa UMK berbanding lurus dengan tingkat penyerapan tenaga kerja. Variabel produktivitas dan pertumbuhan ekonomi terlihat tidak konsisten pada dua model yang dibangun, artinya peran produktivitas dan pertumbuhan ekonomi terhadap pernyerapan tenaga kerja masih rendah. Dari pengujian kausalitas, ditemukan hubungan timbal balik antara pertumbuhan ekonomi, produktivitas dan UMK terhadap penyerapan tenaga kerja, temuan ini menarik karena artinya memungkinkan ada sudut pandang lain dalam melihat dinamika penyerapan tenaga kerja.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-nd4.footer##












