FAKTOR YANG MEMENGARUHI PARTISIPASI MASYARAKAT PADA PROGRAM KOTA TANPA KUMUH (KOTAKU) DI KABUPATEN TULUNGAGUNG
Abstrak
Permukiman kumuh merupakan permasalahan krusial di Indonesia, di mana Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) menjadi program strategis pemerintah berbasis masyarakat (community-based development) yang mengedepankan partisipasi masyarakat sebagai komponen utama pelaksanaan program. Perbedaan karakteristik masyarakat perkotaan dan perdesaan (urban and rural community) dapat memengaruhi tingkat partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk memverifikasi faktor-faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dalam implementasi Program KOTAKU di Kabupaten Tulungagung dengan membandingkan wilayah kelurahan dan desa. Penelitian ini menggunakan metode campuran (mixed method) dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi di Kelurahan Tertek dan Desa Serut. Tujuh variabel yang dianalisis meliputi pihak luar, kemauan, kemampuan, kesempatan, pemahaman masyarakat, iklim sosial masyarakat, serta pengetahuan tentang lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketujuh variabel tersebut merupakan faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat dan ditemukan di kedua lokasi, meskipun terdapat perbedaan dominasi faktor. Secara umum, terdapat variabel yang menjadi faktor pendukung dengan pengaruh kuat maupun lemah, sementara variabel lain cenderung menjadi faktor penghambat karena tingginya ketergantungan terhadap pihak luar. Studi ini merekomendasikan pemahaman mendalam tentang karakteristik masyarakat (understanding community) agar program sejenis di masa mendatang dapat lebih kontekstual.
##submission.copyrightStatement##
##submission.license.cc.by-nc-nd4.footer##












