REGRESI PANEL SPASIAL: HUBUNGAN TRANSPORTASI DAN TATA RUANG TERHADAP PERTUMBUHAN KENDARAAN DI KALIMANTAN TIMUR

  • Amalia Nindya Kartika Universitas Gadjah Mada
Kata Kunci: Regresi Panel, Tata Guna Lahan, Transportasi

Abstrak

Pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur menimbulkan tantangan dalam pengelolaan keterkaitan antara tata guna lahan dan sistem transportasi. Perubahan fungsi lahan serta peningkatan jumlah kendaraan bermotor berpotensi menimbulkan permasalahan transportasi dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor transportasi dan dinamika wilayah terhadap jumlah kendaraan bermotor di Kalimantan Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi data panel berdasarkan data sekunder periode 2018–2023 pada tingkat kabupaten/kota. Variabel independen meliputi panjang jalan, jumlah dan pertumbuhan penduduk, pertumbuhan ekonomi, serta luas area terbangun dan non-terbangun, sedangkan variabel dependen adalah jumlah kendaraan bermotor. Pemilihan model terbaik dilakukan melalui pengujian regresi data panel, dan hasil analisis menunjukkan bahwa Random Effect Model (REM) merupakan model yang paling sesuai. Secara parsial, hanya luas area terbangun (LCT) yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kendaraan bermotor, sementara variabel lainnya tidak signifikan. Namun, Uji Simultan (F-test) menunjukkan bahwa seluruh variabel independen secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap jumlah kendaraan dengan koefisien determinasi (R² = 0,4473). Temuan ini menegaskan bahwa pertumbuhan kawasan terbangun berperan penting dalam mendorong peningkatan jumlah kendaraan bermotor di Kalimantan Timur, sehingga diperlukan integrasi perencanaan tata ruang dan sistem transportasi untuk mendukung pembangunan IKN yang berkelanjutan.

Diterbitkan
2026-02-18
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

##plugins.generic.recommendByAuthor.noMetric##